Rental Mobil Palembang

Rental Mobil Palembang Indorentcar  merupakan perusahaan yang melayani jasa rental mobil untuk area Palembang  dan sekitarnya. Kami di dukung oleh armada yang bersih, nyaman, terawat dan rata-rata keluaran terbaru. Kami juga di dukung dengan  driver yang ramah serta sangat paham akan wilayah Palembang  dan daerah daerah lain di Sumatera Selatan.

Kota Palembang merupakan sebuah kota di propinsi Sumatera Selatan. Palembang telah menjadi salah satu ikon kota yang paling cepat perkembangannya di negeri ini. Dengan jumlah penduduk yang padat di tunjang banyak destinasi alam dan budaya membuat Palembang ramai di kunjungi banyak orang baik lokal , luar pulau hingga mancanegara.

Apalagi setelah perhelatan ASIAN GAMES Jakarta – Palembang kemaren, kota Palembang tentunya akan makin populer di Asia. Tentunya untuk Melayani kunjungan di kota ini memerlukan sarana transportasi yang memadai.

Oleh karena itu kami Indorentcar Palembang  di bawah bendera PT Rajawali Transindo Rent Car siap melayani rental mobil untuk area Palembang dan sekitarnya dengan harga yang terjangkau dan pelayanan  maksimal. Perjalanan  anda di kota Palembang akan semakin mudah karena kami dukung dengan mobil dengan performa terbaik.

Segera hubungi kami bila anda memerlukan jasa sewa mobil di kota Yogyakarta. Kami akan memberikan advis serta layanan terbaik untuk perjalanan anda.

Anda berminat menggunakan layanan kami atau memerlukan informasi layanan kami, hubungi segera

Alasan Memilih Rental mobil palembang indorentcar

Harga Rental mobil Palembang indorentcar

 HARGA SEWA TOYOTA GRAND NEW AVANZA 

12 Jam Mobil + Driver +BBM Rp. 600.000

 HARGA SEWA TOYOTA KIJANG INNOVA REBORN

12 Jam Mobil + Driver +BBM Rp. 900.000

 HARGA SEWA TOYOTA HIACE

12 Jam Mobil + Driver +BBM Rp. 1.800.000
ELF INDORENTCAR

 HARGA SEWA ISUZU ELF SHORT

12 Jam Mobil + Driver +BBM Rp. 1.500.000
alphard indorentcar

 HARGA SEWA TOYOTA ALPHARD

12 Jam Mobil + Driver +BBM Rp. 3.500.000

 HARGA SEWA MITSUBISHI PAJERO

12 Jam Mobil + Driver +BBM Rp. 1.500.000

Destinasi Populer di Palembang

JEMBATAN AMPERA DAN SUNGAI MUSI

Mulanya, Jembatan Ampera yang memiliki panjang 1.177 meter dan lebar 22 meter ini dinamakan Jembatan Bung Karno. Pemberian nama tersebut ditujukan sebagai bentuk penghargaan kepada Soekarno yang sudah memperjuangkan keinginan warga Palembang yang menginginkan sebuah jembatan di atas Sungai Musi. Namun, Bung Karno tidak setuju dengan pemberian nama tersebut. Makan, jembatan itu dinamakan Jembatan Ampera, sesuai fungsinya yaitu sebagai Amanat penderitaan Rakyat (slogan bangsa Indonesia tahun 1960-an).

Sungai Musi sendiri adalah sungai terpanjang di Sumatera yang membelah Palembang menjadi dua bagian. Dulunya Sungai Musi adalah sarana transportasi utama. Di tepiannya, terdapat beberapa obyek wisata, seperti Restoran Terapung, Benteng Kuto Besak, Kampung Arab, dan lain-lain.

Sekitar 50 meter dari Jembatan Ampera, ada Pasar Sekanak yang merupakan pusat makanan dan souvenir, di mana kamu bisa kulineran dan beli oleh-oleh. Pasar tersebut merupakan pasar semi modern dan tradisional. Bukan hanya untuk berjualan makanan dan souvenir, tapi Pasar Sekanak juga mengadakan pementasan seni dan budaya secara rutin. Pasar Sekanak sendiri sudah dianggap sebagai Kota Tua di Palembang.

MASJID CHENG HO PALEMBANG

Awalnya, Masjid Cheng Ho dibangun untuk menjaga hubungan baik antara warga Palembang dan warga Tionghoa. Juga untuk memperdalam agama Islam, sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat. Nama Cheng Ho digunakan, soalnya Cheng Ho adalah panglima angkatan laut asal Tiongkok sejak abad 15. Mulanya, Cheng Ho melakukan ekspedisi perdagangan, tapi secara nggak langsung beliau juga memperkenalkan agama Islam di wilayah yang ia singgahi. Pengikutnya pun sangat banyak.

Mesjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin

Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin yang didirikan oleh Sultan Mahmud Badaruddin I ini dipengaruhi oleh tiga kebudayaan, yaitu Indonesia, Eropa, dan China. Gaya arsitektur Eropanya terlihat dari pintu gerbang masjid yang besar dan kokoh. Gaya arsitektur China terlihat dari atapnya yang mirip kelenteng dan ujung menaranya berbentuk kerucut seperti tumpeng.

Di nusantara, tumpeng memiliki makna hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam, dan manusia dengan sesama manusia. Masjid ini merupakan salah satu peninggalan sultan, jadi nggak heran jika Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin dijadikan sebagai salah satu masjid nasional, serta cagar budaya di Palembang.

Hubungi Kami